Mengenal Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadien Sunan Kalijaga

Sejarah Singkat

Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadien (PPHM) Sunan Kalijaga berdiri pada 10 Muharram 1410 H (1990 M) berkat cita-cita luhur untuk menyebarkan cahaya Islam di tengah masyarakat. Dididirikan oleh KH. Ahmad Fulan Al-Hafidz, lembaga ini memulai perjalanannya dari sebuah musala sederhana dan asrama bambu dengan hanya 15 santri. Dengan ridha Allah SWT dan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat, pesantren ini mengalami perkembangan yang pesat.

Perkembangan Pesantren

Seiring berjalannya waktu, PPHM Sunan Kalijaga tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang dapat menampung ribuan santri dari berbagai pelosok Nusantara. Dengan luas lahan mencapai 3 hektar, pesantren ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat pengembangan nilai-nilai Islam yang mendalam.

Komitmen Terhadap Masyarakat

Kami berkomitmen untuk terus menjadi pelita umat, menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak dan keislaman yang menjadi landasan pendidikan di PPHM Sunan Kalijaga. Melalui pendidikan yang berkualitas, kami berharap dapat membentuk generasi yang siap mengabdi untuk bangsa dan agama.